PT. Camar Indah Jaya Perkasa

apa itu RFID tag

RFID Tag: Definisi, Jenis-Jenis, Manfaat, & Cara Kerja

Radio Frequency Identification tag atau RFID tag adalah perangkat kecil yang terdiri dari chip dan antena. Chip dan antena tersebut digunakan untuk menyimpan dan mentransfer data menggunakan gelombang radio. RFID tag memungkinkan identifikasi dan pelacakan objek secara otomatis dan akurat sehingga sering digunakan untuk berbagai aplikasi, termasuk pelacakan inventaris, manajemen kontrol akses, dan pembayaran tanpa kontak.

Untuk memberi pemahaman yang lebih mendalam tentang RFID tag, di artikel ini akan dibahas mengenai definisi, jenis-jenis, fungsi, dan cara kerjanya. Yuk, simak hingga akhir!

Apa itu RFID Tag

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, RFID tag adalah perangkat kecil yang menggunakan gelombang radio untuk menyimpan dan mentransfer data. Perangkat ini terdiri dari microchip yang menyimpan informasi, serta antena yang mengirimkan data tersebut ke RFID reader. RFID tag digunakan untuk mengidentifikasi dan melacak objek, hewan, atau orang secara otomatis. 

Aplikasi umum dari RFID mencakup manajemen inventaris, kontrol akses, pelacakan hewan peliharaan, dan sistem pembayaran tanpa kontak. Tag ini memungkinkan pengenalan dan pelacakan yang cepat dan efisien tanpa memerlukan kontak langsung dengan pembaca RFID.

Cara Kerja RFID Tag

RFID tag memiliki serangkaian cara kerja, mulai dari pemasangan, pengiriman sinyal, pengambilan informasi, dan penerimaan informasi. Berikut penjelasan detailnya:

  1. Pemasangan: RFID tag dipasang pada objek atau barang. Tag ini akan menyimpan informasi berupa identifikasi barang, nomor seri, atau detail lainnya terkait barang tersebut.
  2. Pengiriman sinyal oleh RFID reader: Cara kerja RFID reader adalah dengan mengirimkan sinyal radio ke RFID tag. Sinyal ini membuat tag aktif dan siap mengirimkan informasi.
  3. Pengambilan informasi: Setelah diaktifkan, RFID tag mengakses data yang tersimpan di dalamnya, lalu data tersebut dikirimkan ke RFID reader.
  4. Penerimaan informasi: RFID reader menerima informasi dari RFID tag dan mengirimkannya ke sistem komputer. Sistem kemudian dapat menggunakan informasi tersebut untuk berbagai tujuan, seperti pencatatan stok atau pelacakan barang.

Baca juga: Sistem Akses Kontrol untuk Ruang Server dan Pusat Data

Jenis-Jenis RFID Tag

Ketiga jenis RFID dibedakan berdasarkan keunggulan dan kelemahan masing-masing, serta kebutuhan aplikasi dan lingkungan operasionalnya. Simak penjelasan berikut untuk lebih detailnya.

1. RFID Tag Pasif 

RFID tag pasif adalah jenis tag yang tidak memiliki sumber daya internal seperti baterai sehingga tag ini mengandalkan daya yang dipancarkan oleh RFID reader untuk beroperasi. Tag pasif biasanya lebih kecil, lebih ringan, dan lebih ekonomis dibandingkan dengan jenis tag lainnya karena tidak memerlukan baterai. Umur pakainya juga lebih panjang mengingat tidak ada komponen daya yang bisa habis. 

Sementara itu, jarak baca jenis ini relatif pendek, yakni beberapa sentimeter hingga beberapa meter, tergantung pada frekuensi dan kekuatan sinyal dari RFID reader. Aplikasi utama tag pasif meliputi manajemen inventaris, kontrol akses, tiket transportasi, dan pelabelan produk.

2. RFID Tag Aktif 

RFID tag aktif dilengkapi dengan sumber daya internal berupa baterai yang memungkinkan tag ini mengirimkan sinyal secara mandiri tanpa bergantung sepenuhnya pada sinyal dari RFID reader. Tag aktif cenderung lebih besar dan lebih mahal daripada tag pasif karena komponen baterainya. 

Namun, tag jenis ini mampu membaca dari jarak yang lebih jauh, yakni bisa mencapai puluhan hingga ratusan meter. Hal ini menjadikan tag aktif sangat cocok untuk aplikasi yang memerlukan pelacakan jarak jauh dan terus menerus, seperti pelacakan aset berharga, manajemen rantai pasokan, dan sistem pelacakan kendaraan.

3. RFID Tag Semi Aktif 

RFID tag semi aktif menggabungkan kelebihan antara tag pasif dan aktif. Tag ini memiliki baterai internal yang digunakan untuk mengaktifkan microchip, tetapi tidak mengirimkan sinyal secara aktif kecuali diaktifkan oleh sinyal dari RFID reader

Selain itu, ukuran tag semi aktif biasanya lebih kecil dari tag aktif dan lebih besar dari tag pasif. Jarak baca tag semi aktif juga berada di antara tag pasif dan aktif, alias lebih panjang dari tag pasif dan lebih pendek dari tag aktif. Oleh karena itu, RFID jenis ini sering digunakan pada kondisi lingkungan ekstrem, pemantauan suhu, dan aplikasi yang memerlukan daya tambahan untuk sensor.

Baca juga: Kemudahan Akses dengan Teknologi Smartlock

Fungsi RFID Tag 

Berikut adalah fungsi RFID tag, mulai dari pelacakan barang secara real-time hingga mempercepat proses logistik dan memperkuat keamanan produk. 

  • Pelacakan barang: RFID tag memungkinkan pelacakan barang secara real-time tanpa perlu kontak langsung dengan barang tersebut. 
  • Efisiensi logistik: Contoh RFID dalam proses logistik meliputi pelacakan inventaris secara real-time, pengelolaan persediaan yang efisien, pelacakan pengiriman barang dari produsen hingga pelanggan, optimisasi proses pengiriman, serta peningkatan keamanan dan keandalan dalam rantai pasokan.
  • Keamanan: RFID tag dapat digunakan untuk mengontrol akses terhadap suatu barang, serta memberikan jejak audit untuk mengetahui status dan lokasi barang tersebut dalam suatu waktu tertentu. Ini membantu dalam mencegah pencurian, kehilangan, atau manipulasi barang-barang yang penting atau bernilai tinggi.
  • Autentikasi: RFID tag dapat digunakan untuk memverifikasi keaslian barang, terutama dalam industri farmasi dan barang mewah.
  • Memudahkan pembayaran: RFID tag yang terpasang pada kartu pembayaran memungkinkan transaksi tanpa kontak.
  • Manajemen stok: Dalam industri ritel, RFID tag memungkinkan pemantauan stok secara real-time sehingga dapat membantu mencegah kekurangan stok dan mempercepat proses pengisian ulang.
  • Kemudahan dalam transportasi: Di bidang transportasi, RFID tag digunakan untuk pembayaran tol otomatis, tiket kereta api, atau papan kedatangan dan keberangkatan bandara.

Demikian penjelasan detail mengenai definisi, jenis-jenis, fungsi, dan cara kerja RFID tag. Sebagai kesimpulan, RFID tag menjadi solusi yang efektif dan efisien, khususnya dalam konteks kontrol akses. Dengan teknologi ini, perusahaan dapat meningkatkan akurasi data, mengurangi kesalahan manusia, dan mengoptimalkan operasional sehari-hari.

Jika Anda mencari perangkat keamanan akses terbaik, PT. Camar Indah Jaya Perkasa adalah solusi yang tepat. Dengan menggunakan teknologi RFID tag dalam sistem kami, Anda dapat menikmati access control yang andal dan canggih untuk mengontrol akses ke area tertentu. Hubungi kami sekarang juga untuk informasi lebih lanjut agar kami dapat membantu memenuhi kebutuhan Anda.

Baca juga: Panduan Memilih Alarm Kebakaran yang Tepat untuk Properti Anda

Bagikan artikel ini ke:

Dapatkan Dukungan

Ada Pertanyaan? Yuk, Hubungi Kami!

*Customer service tersedia selama 24 jam