PT. Camar Indah Jaya Perkasa

lensa cctv

Jenis Lensa CCTV Berdasarkan Jarak Titik Fokus dan Bentuknya

CCTV adalah kamera yang digunakan untuk merekam situasi dan sering dimanfaatkan untuk keperluan keamanan. Alat ini umum dipasang di kantor pemerintah, perusahaan, hingga rumah pribadi. Dinas Perhubungan pun kerap kali menggunakannya untuk memantau lalu lintas.

Salah satu komponen penting dalam kamera CCTV adalah lensa. Lensa sangat memengaruhi kejernihan gambar yang ditangkap, dan tersedia dalam berbagai ukuran sesuai kebutuhan.

Nah, melalui artikel ini, Anda akan mengenal perbedaan jenis lensa CCTV berdasarkan jarak titik fokusnya maupun bentuknya. Simak penjelasannya di bawah ini.

Jenis-Jenis Lensa CCTV Berdasarkan Jarak Titik Fokusnya

Sebelum membahas jenis-jenis lensa pada sistem keamanan CCTV, penting untuk terlebih dahulu memahami apa yang dimaksud dengan focal length atau jarak titik fokus. 

Dalam spesifikasi kamera, nilai ini biasanya ditulis dalam satuan milimeter (mm), yang menunjukkan panjang fokus dari lensa, bukan ukuran kamera secara keseluruhan. 

Nilai inilah yang menentukan seberapa luas bidang pandang yang dapat dicakup oleh kamera, serta seberapa dekat atau jauhnya objek terlihat.

Ukuran lensa CCTV dengan nilai mm yang kecil akan menghasilkan sudut pandang yang lebih lebar, tetapi tampilan objek akan tampak lebih kecil atau jauh. Sebaliknya, semakin besar angka milimeternya, maka objek terlihat lebih dekat dan jelas, meskipun area yang terekam menjadi lebih sempit.

Perbedaan panjang fokus inilah yang menjadi dasar pembagian lensa kamera CCTV ke dalam beberapa jenis. Berikut adalah jenis lensa pada CCTV berdasarkan jarak titik fokusnya:

1. Lensa Fixed

Lensa fixed adalah jenis lensa yang ukuran fokusnya sudah tetap sejak awal dan tidak bisa diubah-ubah. Jika ingin mengganti sudut pandangnya, Anda perlu melepas dan mengganti lensanya dengan ukuran lain.

Secara umum, lensa ini disebut fixed karena dua alasan:

  • Ukuran fokusnya tetap: hanya memiliki satu ukuran dan sering disebut lensa monofokal. Contohnya adalah lensa 3,6mm, 6mm, 8mm, atau 12mm.
  • Bukaan cahayanya tetap: lensa ini tidak bisa menyesuaikan cahaya secara otomatis..

Lensa fixed cocok digunakan untuk pengawasan dengan jarak dan pencahayaan yang tidak berubah-ubah.

2. Lensa Varifocal

Lensa varifocal adalah lensa yang panjang fokusnya bisa diatur dalam rentang tertentu. Misalnya 6mm–12mm, artinya Anda bisa mengatur fokus lensa dari 6mm hingga 12mm sesuai kebutuhan.

Jika gambar terlihat terlalu jauh, Anda bisa memutar lensa ke angka yang lebih besar agar objek tampak lebih dekat. Sebaliknya, jika ingin sudut pandang yang lebih luas, atur ke angka yang lebih kecil.

Lensa ini sering digunakan di tempat seperti garasi yang menghadap ke pagar. Setelah posisi fokus diatur sesuai keinginan, lensa biasanya tidak perlu diubah lagi, karena cukup disesuaikan sekali saat pemasangan.

Karena jarak jangkauannya masih terbatas, lensa varifocal tidak termasuk dalam kategori lensa zoom.

Baca juga: ONVIF CCTV: Satu Sistem untuk Semua Perangkat Anda

3. Lensa Zoom

Lensa zoom biasanya memiliki rentang yang jauh lebih besar, seperti 6mm–60mm, dan tidak diatur secara manual, melainkan dengan motor elektrik di dalamnya. Lensa ini bisa digerakkan menggunakan alat kontrol, misalnya keyboard. Karena itu, sering disebut motorized zoom.

Jika spesifikasi menyebut “10x Zoom”, artinya adalah perbandingan antara fokus terkecil dan terbesar. Contoh: lensa 6mm–60mm disebut 10x, dan 8mm–64mm disebut 8x.

Secara umum, ada dua jenis zoom:

  • Zoom optik: dilakukan dengan menggerakkan lensa secara fisik, seperti saat menggunakan teropong.
  • Zoom digital: gambar diperbesar oleh sistem elektronik dalam kamera, seperti memperbesar hasil fotokopi.

Gabungan dari keduanya bisa menghasilkan angka zoom yang besar, misalnya 220x, yang berarti 22x zoom optik dan diperbesar lagi 10x oleh zoom digital.

Jenis-Jenis Lensa CCTV Berdasarkan Bentuknya

Selain dari jarak fokus, lensa CCTV juga dibedakan berdasarkan bentuknya. Setiap bentuk lensa digunakan untuk kebutuhan yang berbeda. Berikut beberapa jenisnya:

1. Lensa Board

Board lens adalah jenis lensa tetap (fixed) yang umum digunakan pada kamera kecil seperti kamera mini atau dome. Kamera dengan lensa ini sering disebut board camera. Lensa ini termasuk lensa monofokal, artinya ukuran fokusnya tidak bisa diubah. 

Ukurannya biasanya antara 2.8mm hingga 12mm, cocok untuk area pemantauan dengan sudut pandang yang tetap.

2. Lensa Pinhole

Pinhole lens adalah lensa dengan ukuran sangat kecil, kira-kira sebesar lubang jarum. Karena bukaan lensanya kecil, cahaya yang masuk pun terbatas sehingga hasil gambar bisa terlihat agak gelap.

Namun, jika disetel ke mode hitam-putih, gambar bisa tampil lebih jelas dan terkesan lebih tajam. 

Lensa ini masih termasuk dalam kelompok fixed lens karena panjang fokusnya tetap. Meski jarang digunakan, pinhole lens cocok untuk kebutuhan kamera tersembunyi, misalnya diletakkan di balik dinding atau langit-langit.

Baca juga: Peran Analisis Video AI Untuk Meningkatkan Keamanan Museum

3. Lensa Fisheye

Lensa fisheye merupakan jenis lensa CCTV dengan bentuk cembung, mirip seperti kaca yang sering Anda lihat di sudut ruangan atau dekat mesin ATM. Dari luar, lensa ini terlihat seperti kaca pantul biasa, padahal sebenarnya menyembunyikan kamera. 

Lensa ini mampu menangkap gambar dengan sudut pandang sangat lebar sehingga cocok digunakan untuk mengawasi area luas sekaligus. Umumnya, fisheye termasuk dalam jenis lensa fixed yang memiliki panjang fokus tetap dan tidak dapat diubah.

Lensa Thermal Imaging, Solusi Lensa CCTV Terbaik!

Nah, apabila Anda sedang mencari CCTV dengan lensa terbaik yang mampu menjangkau area luas sekaligus sebagai sensor suhu dan dapat mendeteksi api, maka lensa thermal imaging pada CCTV Thermal Xenus XT502B adalah jawabannya. 

Kamera ini hadir dengan pilihan lensa yang beragam, mulai dari 9,1mm hingga 35mm. Lensa 9,1mm cocok untuk pemantauan area luas, namun hanya efektif melihat detail objek dari jarak dekat. 

Sebaliknya, lensa 35 mm mampu mendeteksi kendaraan hingga jarak 4,4km dan manusia hingga 1,4km, serta mengenali wajah atau jenis kendaraan dari jarak lebih dari 500 meter.

Tak hanya itu, Xenus XT502B juga dilengkapi fitur analisis cerdas, seperti pengukuran suhu dan deteksi api. Dengan lensa 35mm, kamera ini bisa mengukur suhu dari jarak hampir 1km dan mendeteksi api hingga 1,9km. 

Performa ini membuatnya sangat ideal digunakan di area seperti bandara, pelabuhan, perimeter keamanan, hingga kawasan industri berskala besar.

Demikian pembahasan tentang ragam lensa CCTV beserta rekomendasi produk unggulan yang bisa Anda pertimbangkan.

Jika Anda sedang mencari perangkat CCTV dengan kemampuan pengawasan jarak jauh dan area luas secara maksimal, CCTV Thermal Xenus XT502B dari Camarjaya bisa menjadi pilihan cerdas.

Jika Anda memiliki pertanyaan terkait produk, pemasangan, atau solusi keamanan paling sesuai untuk kebutuhan Anda, langsung saja hubungi tim Camarjaya sekarang juga. Kami dengan senang hati akan bantu cari solusi pengawasan terbaik yang bisa diandalkan.

Baca juga: Kapan Anda Membutuhkan CCTV 360 Derajat?

Bagikan artikel ini ke:

Dapatkan Dukungan

Ada Pertanyaan? Yuk, Hubungi Kami!

*Customer service tersedia selama 24 jam

Kirim Pesan
Reach Us
Halo Camarjaya, saya ingin menanyakan mengenai layanan yang tersedia di PT. CamarIndah JayaPerkasa