PT. Camar Indah Jaya Perkasa

cara menerapkan zero trust pada sistem keamanan fisik

Cara Menerapkan Prinsip Zero Trust Dalam Keamanan Fisik

Pendekatan tradisional terhadap keamanan sering kali bergantung pada kepercayaan yang telah ditentukan sebelumnya dalam jaringan dan infrastruktur fisik. Namun, dalam lanskap ancaman yang terus berkembang saat ini, model ini semakin tidak memadai.

Munculah Zero Trust, sebuah filosofi keamanan yang dibangun di atas gagasan “jangan percaya siapa pun, verifikasi semua orang.” Meskipun berakar pada IT, prinsip Zero Trust sama pentingnya untuk keamanan fisik. Terlebih bisnis kini menghadapi berbagai tantangan dan peluang untuk menerapkan praktik-praktik ini guna meningkatkan keamanan lokasi fisik mereka.

Artikel kali ini akan menguraikan konsep penerapan Zero Trust, relevansinya terhadap keamanan fisik, dan langkah-langkah yang dapat diambil bisnis Anda untuk mengadopsi prinsip-prinsip ini demi perlindungan yang lebih baik.

Apa Itu Prinsip Zero Trust, dan Mengapa Ini Relevan dengan Keamanan Fisik?

Zero Trust adalah kerangka kerja keamanan yang berasumsi bahwa tidak ada pengguna atau perangkat, baik di dalam maupun di luar organisasi, yang boleh dipercaya secara default. Setiap permintaan akses harus diverifikasi dan divalidasi secara terus-menerus untuk memastikan kepatuhan terhadap protokol keamanan.

Jika diterapkan pada keamanan fisik, Zero Trust mengharuskan bisnis untuk secara ketat memverifikasi identitas, membatasi akses ke area sensitif, dan memantau aktivitas setiap saat. Pendekatan ini menghentikan ancaman internal, mencegah akses tanpa izin, dan memperkuat prosedur keamanan organisasi secara keseluruhan.

Dengan semakin terintegrasinya sistem keamanan IT dan fisik (misalnya perangkat IoT, pengawasan, dan access control), penerapan prinsip Zero Trust bukan lagi pilihan melainkan suatu keharusan.

Baca juga: Jenis Sistem Deteksi Intrusi dan Cara Kerjanya Dalam Keamanan Fisik

Strategi Kunci Penerapan Zero Trust Dalam Keamanan Fisik

Dalam penerapan Zero Trust pada sistem keamanan fisik, 4 strategi kunci ini tidak boleh Anda abaikan.

1. Verifikasi Identitas dan Akses

Pastikan setiap orang yang meminta akses ke fasilitas Anda telah diautentikasi. Gunakan alat verifikasi canggih, seperti biometrik (sidik jari, pengenalan wajah) atau autentikasi dua faktor (lencana yang dikombinasikan dengan PIN atau verifikasi seluler).

Contoh: Buat sistem akses berlapis di mana karyawan harus mengautentikasi identitas mereka di berbagai titik masuk dalam suatu fasilitas.

2. Kebijakan Access Control dan Hak Akses Minimal

Tentukan siapa yang dapat mengakses area tertentu dan batasi hak akses hanya pada hal-hal yang diperlukan. Misalnya, staf gudang tidak boleh memiliki akses fisik ke ruang server, dan sebaliknya.

Contoh: Gunakan smart key atau sistem access control elektronik yang dapat menetapkan dan mencabut izin pada tingkat terperinci. Pastikan data ini tercatat untuk keperluan audit.

3. Pemantauan dan Pengawasan Berkelanjutan

Terapkan solusi seperti pengawasan video, sensor gerak, serta alat pemantauan berbasis AI untuk terus melacak aktivitas di dalam dan sekitar lokasi bisnis Anda.

Contoh: AI mengidentifikasi aktivitas tidak wajar, seperti seseorang yang mengakses area terlarang pada jam-jam tidak lazim atau malam hari yang gelap, dan memicu peringatan untuk tindakan segera.

4. Segmentasi dan Zona Terisolasi

Sama seperti mempartisi jaringan dalam keamanan siber, ruang fisik dapat disegmentasi untuk membatasi potensi ancaman. Bagi fasilitas Anda menjadi zona berdasarkan tingkat risiko, dan terapkan tingkat validasi kredensial yang lebih tinggi untuk area sensitif.

Contoh: Gunakan pos pemeriksaan dan penghalang fisik untuk memisahkan area akses publik dari zona keamanan tinggi seperti pusat data atau kantor eksekutif.

Baca juga: Jenis-Jenis Lift Access Control dan Cara Kerjanya

Langkah-Langkah Mengadopsi Prinsip Zero Trust Pada Keamanan Fisik

Selanjutnya, bagaimana prinsip Zero Trust dapat diadopsi ke dalam sistem keamanan fisik? Simak dengan teliti langkah-langkah berikut ini.

1. Nilai Lingkungan Saat Ini

Lakukan penilaian keamanan fisik untuk mengidentifikasi kerentanan dalam sistem access control, pengawasan, dan verifikasi identitas. Setelah melakukan penilaian, Anda juga harus mengevaluasi bagaimana sistem yang terhubung, seperti perangkat IoT, dapat membuat Anda rentan terhadap ancaman eksternal.

2. Berinvestasi Dalam Teknologi AI

Investasikan biaya Anda untuk ketiga poin berikut ini:

  • Terapkan otentikasi biometrik untuk keamanan access control di titik masuk.
  • Pasang kamera pintar dengan teknologi AI seperti pengenalan wajah untuk memantau pergerakan dan mendeteksi anomali secara real-time.
  • Gunakan sensor berkemampuan IoT untuk mengumpulkan data dari aset fisik dan memberikan peringatan ketika aktivitas abnormal terdeteksi.

Jika demikian, berinvestasi pada perangkat Xenus Intelligent Edge Analysis All-in-One Machine atau kami sebut AI Box ini akan memberikan manfaat yang lebih dari sekadar pengawasan. Teknologi AI perangkat kami, menyediakan banyak algoritma untuk meningkatkan sistem keamanan bisnis lebih proaktif.

Cukup integrasikan ke kamera CCTV IP yang sudah ada, Anda bisa memilih algoritma keamanan sesuai kebutuhan, seperti pengenalan wajah, motion detection, hingga people counting. Semua tersedia dalam satu perangkat canggih Xenus.

3. Terapkan Platform Keamanan Terpadu

Integrasikan sistem keamanan IT dan fisik ke dalam satu platform terpadu untuk memusatkan data, menyederhanakan operasi, dan meningkatkan deteksi ancaman gabungan (siber dan fisik).

4. Terapkan Access Control Berbasis Peran

Berikan atau batasi akses berdasarkan peran pekerjaan masing-masing individu. Tinjau dan perbarui izin secara berkala untuk memastikan hanya orang yang memiliki akses ke hal-hal yang dibutuhkan.

5. Melatih dan Mendidik Karyawan

Kembangkan budaya keamanan dengan menawarkan pelatihan tentang prinsip Zero Trust, serta menekankan pentingnya verifikasi identitas dan perilaku yang aman.

6. Lakukan Audit dan Pembaruan Secara Berkala

Anda perlu melakukan audit rutin terhadap sistem keamanan bisnis Anda. Gunakan audit ini untuk mendeteksi titik buta, melihat upaya akses tidak sah, dan meningkatkan waktu respon.

Selain itu, selalu perbarui informasi mengenai persyaratan peraturan untuk memastikan kepatuhan yang berlaku.

Manfaat Penerapan Zero Trust Pada Keamanan Fisik

Prinsip Zero Trust menawarkan manfaat besar bagi organisasi yang bertujuan untuk melindungi aset fisik, karyawan, dan pelanggan mereka. Manfaat penerapan Zero Trust meliputi:

  • Keamanan yang ditingkatkan: Dengan memverifikasi setiap permintaan akses dan terus memantau aktivitas, Zero Trust memastikan pertahanan yang kuat terhadap ancaman internal dan eksternal.
  • Mengurangi ancaman dari dalam: Membatasi akses berdasarkan peran untuk mengurangi risiko penyalahgunaan atau perilaku lalai oleh orang dalam.
  • Kepatuhan regulasi: Model Zero Trust secara inheren mendukung inisiatif kepatuhan dengan memberlakukan verifikasi identitas, kebijakan akses, dan persyaratan pemantauan yang lebih ketat.
  • Respon insiden yang lebih cepat: Dengan pemantauan real-time dan sistem yang didukung AI, bisnis dapat mendeteksi dan bereaksi dengan cepat terhadap potensi pelanggaran keamanan.

Berkolaborasi dengan Para Ahli

Menerapkan prinsip Zero Trust dalam keamanan fisik adalah proses kompleks dan bertahap yang membutuhkan keahlian dan alat yang tepat. Bermitra dengan integrator keamanan fisik yang berpengalaman seperti Camarjaya dapat membantu Anda merancang dan menerapkan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan unik Anda.

Mulai dari mengintegrasikan biometrik hingga mengoptimalkan pemantauan berbasis AI, para profesional keamanan memastikan transisi yang lancar dan sistem yang sesuai.

Baca juga: Mengenal Sistem Keamanan Hybrid dan Keuntungannya

Kesimpulan

Zero Trust adalah kerangka kerja penting untuk melindungi hal-hal yang paling penting bagi bisnis Anda. Dengan mengadopsi prinsip Zero Trust, Anda memperkuat pertahanan terhadap ancaman yang terus berkembang, meminimalkan risiko, dan membangun kepercayaan dengan karyawan, klien, dan pemangku kepentingan.

Ambil langkah pertama Anda hari ini dengan melakukan penilaian keamanan dan menghubungi tim Camarjaya untuk menciptakan ekosistem Zero Trust yang secara mulus memadukan teknologi, proses, dan kebijakan.

Masa depan keamanan fisik telah tiba. Apakah Anda siap untuk mengadopsinya?

 

Sumber:

https://www.genetec.com/blog/cybersecurity/zero-trust-strategies-for-physical-security

https://www.security101.com/blog/implementing-zero-trust-principles-in-physical-security-1

https://www.tigera.io/learn/guides/zero-trust/zero-trust-security/

Bagikan artikel ini ke:

Dapatkan Dukungan

Ada Pertanyaan? Yuk, Hubungi Kami!

*Customer service tersedia selama 24 jam